Belajar Bisnis Online Pemula: Profit Naik 379%

Belajar bisnis online pemula bisa dipelajari oleh siapapun. Tidak ada batasan usia bagi yang ingin mempelajarinya. Bagi Anda yang ingin mencapai kesuksesan melalui bisnis online, maka harus belajar dengan tutorial yang tepat. Karena dengan tutorial yang tepat,  Anda termasuk orang yang sudah memulai masik ke awal kesuksesan bisnis online ini.

Bagi Anda yang belum mengetahui langkah belajar bisnis online pemula, maka sangat tepat jika Anda mengunjungi halaman ini. Pada kesempatan kali ini, Tipspraktiz akan memberikan ulasan mengenai cara belajar bisnis online pemula. Kami akan membahasnya mulai dari langkah paling awal yaitu penentuan produk untuk dijual sampai dengan cara melakukan promosi produk tersebut. Yuk langsung simak saja ulasan lengkapnya di bawah ini.

Tips Belajar Bisnis Online Pemula

Untuk memulai sebuah bisnis bukanlah perkara yang mudah. Namun, semua orang dapat melakukannya. Ada 9 cara yang harus diketahui dalam Belajar bisnis online pemula. Berikut ini caranya:

Menemukan Masalah yang Dihadapi Oleh Pasar

Produk merupakan komponen utama dalam bisnis online. Apabila Anda mempunyai produk yang tepat dan sedang banyak dicari oleh konsumen, maka Anda dapat memiliki peluang untuk menguasai pasar. Namun, jika produk yang Anda miliki tidak sedang banyak dicari oleh konsumen, maka kemungkinan besar Anda gagal.

Kejadian di atas sudah banyak terjadi di lapangan. CBS Insight meneliti, sebanyak 42% perusahaan yang sedang merintis dinyatakan gulung tikar, ini dikarenakan mereka tidak menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Jadi, bagi Anda yang akan memulai bisnis online, yang harus Anda pikirkan lagi yaitu Apakah produk yang ditawarkan sedang dibutuhkan pasar atau tidak?

Mengidentifikasi Masalah Konsumen

Yang harus dilakukan pertama adalah carilah dan juga identifikasi masalah yang sedang terjadi di pasar. Lakukanlah observasi lapangan supaya Anda dapat menemukan masalah yang sedang banyak orang hadapi.

Mencari Peluang Bisnis di Mana Saja

Jangan berdasar pada asumsi diri sendiri. Sebaiknya Anda melakukan pengamatan melalui internet, sosial media, grup Facebook dan juga marketplace. Selain cara tersebut, Anda dapat melakukan interview sederhana dengan sampel pasar.

Pilihlah Masalah yang Memiliki Potensi Bisnis

Setelah melakukan observasi, pasti Anda banyak masalah yang dihadapi pasar. Pilihlah salah satu masalah yang memiliki potensi bisnis dan bisa Anda selesaikan.

Melakukan Riset Pasar

Setelah Anda berhasil mendapatkan satu masalah yang memiliki potensi bisnis, langkah berikutnya yaitu melakukan riset pada bidang tersebut. Melalui riset pasar ini, Anda dapat menemukan bisnis online yang cocok untuk dilakukan.

Melalui riset pasar, Anda juga akan bisa mendapatkan data-data objektif yang akan dijadikan sebagai pondasi bisnis online yang kuat. Jadi, ketika mengambil keputusan itu berdasarkan pada data yang objektif, bukan dari asumsi Anda sendiri. Riset pasar dapat Anda lakukan melalui beberapa cara di bawah ini:

Riset Keyword

Anda dapat melakukan riset keyword dengan menggunakan beberapa tools, yakni Google Trends, Ubersuggest, Semrush, hingga Ahrefs. Melalui riset keyword Anda bisa mendapat data berupa kata kunci yang terkait, besar volume pencarian, hingga lokasi asal pencarian. Sehingga Anda dapat menemukan solusi sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mengecek tren di sosial media

Selain melakukan riset melalui pencarian Google, Anda juga bisa melakukan riset melalui sosial media. Biasanya sosial media digunakan sebagai tempat untuk orang menumpahkan keluh kesah dan juga mereview produk atau layanan.

Bergabung ke Komunitas

Biasanya konsumen memiliki komunitas atau grup untuk membahas suatu produk yang digunakan. Contoh forumnya adalah Female Daily. Forum tersebut banyak diikuti oleh konsumen makeup atau produk skin care.

Melakukan survey

Selain melakukan riset pasar melalui ketiga cara di atas tadi, Anda dapat melakukan survei. Karena melalui survei, akan lebih mendapatkan banyak informasi secara detail dan anda dapat meminta masukan dari calon konsumen.

Menganalisis Pesaing (Kompetitor)

Dalam sebuah bisnis sudah pasti Anda memiliki kompetitor atau pesaing. Untuk mengalahkannya perlu mempelajari pesaing Anda terlebih dahulu. Pelajari kelebihan mereka, cara mendekati konsumen, hingga kekurangan mereka. Apabila informasi tersebut sudah didaparkan, barulah Anda dapat membuat produk yang mampu bersaing dengan kompetitor.

Beberapa cara menganalisis kompetitor antara lain:

Mengelompokkan kompetitor

Tujuannya supaya Anda lebih fokus, karena Anda memiliki prioritas untuk memenangkan persaingan dengan bisnis-bisnis online di bidang yang sama.

Mengunjungi website dan sosial media kompetitor

Kunjungi website dan sosial media kompetitor. Melaluinya, Anda dapat mengerti cara mereka dalam memasarkan dan menjual produk sehingga banyak diminati konsumen.

Mencari review competitor

Carilah review dari pelanggan kompetitor. Melalui review pelangganlah Anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor.

Mengidentifikasi market positioning kompetitor

Market positioning merupakan citra produk pada persepsi konsumen. Misalnya sama-sama menjual pakaian, namun biasanya memiliki market positioning yang tidak sama. Biasanya yang membedakan itu kualitas yang dimiliki produk tersebut.

Membandingkan harga kompetitor

Harga merupakan faktor penting yang akan dipertimbangkan oleh konsumen ketika hendak membeli suatu produk. Pertimbangkan harga produk pada semua kompetitor Anda, harga rata-rata produk yang sama di pasaran, dan pada nominal berapa pelanggan mau mengeluarkan uangnya untuk membeli tersebut.

Mencari Model Bisnis

Pilihlah model bisnis yang menurut Anda paling menguntungkan. Meskipun produk yang dijual sama, namun cara menjualnya berbeda. Model bisnis yang dimaksud di sini contohnya adalah Anda akan menjual suatu produk dengan cara menyetok barang atau Anda akan menjual melalui sistem dropship.

Menentukan Target Pasar yang Dituju

Tentukan target pasar yang akan Anda tuju. Target pasar merupakan kumpulan orang yang mempunyai karakteristik sama dan memiliki kemungkinan untuk membeli produk yang Anda jual.

Setiap produk memiliki pasar yang berbeda. Misalnya, meskipun sama-sama tas, Channel dan tas lokal target pasarnya berbeda. Channel memiliki target pasar high-class, sedangkan tas lokal pasarnya kelas menengah.

Dengan menentukan target pasar, akan memudahkan untuk menyusun strategi marketing dan pengembangan produk yang dibutuhkan pasar.

Menentukan Produk

Tentukan produk yang jual setelah Anda melakukan riset pasar, menganalisis kompetitor, pembentukan target pasar. Jual produk yang dibutuhkan oleh pasar. Pastikan produk yang Anda tawarkan mempunyai unique selling points (UPS) sehingga mampu bersaing dengan kompetitor.

Membuat Website Resmi untuk Toko Online

Buatlah website untuk toko online Anda. Biasanya sebagian orang lebih percaya kepada bisnis online yang memiliki website. Yakinkan juga ke calon konsumen bahwa bisnis online Anda tidak tipu-tipu. Salah satu caranya dengan memiliki website resmi.

Memasarkan Produk Menggunakan Strategi yang Tepat

Gunakan strategi pemasaran yang tepat agar bisa sampai langsung ke target pasar. Caranya dengan:

  1. Manfaatkan Google Bisnisku
  2. Melakukan optimasi SEO
  3. Memaksimalkan sosial media

Mempertahankan Pelanggan

Jangan hanya fokus kepada pelanggan baru, namun Anda juga harus mempertahankan pelanggan setia. Cara yang dapat dilakukan antara lain dengan menangani keluhan dari pelanggan, memberikan loyalty card, menghubungi pelanggan melalui email, dan lainnya.

Akhir Kata

Itulah cara yang harus dilakukan bagi Anda yang ingin belajar bisnis online pemula. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu Anda dalam memulai bisnis online hingga sukses. Selamat mencoba!

Tinggalkan komentar